Sumenep, Demarkasi.co – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2025/2026, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan, meminta para pengelola tempat wisata untuk memastikan segala hal termasuk keamanan dan keselamatan wisatawan.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep menekankan kewajiban pengelola objek wisata di kota keris untuk mengutamakan keselamatan pengunjung selama masa liburan akhir tahun.
Selain itu, Mohammad Iksan juga mengimbau agar selalu menerapkan Sapta Pesona Wisata yang mencakup beberapa aspek diantaranya; Aspek kebersihan, keamanan, dan ketertiban di lokasi wisata selama pelaksanaan Nataru 2025/2026.
Lewat sektor Pariwisata, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Disbudporapar tahun ini menargetkan ada peningkatan akselerasi sektor pariwisata sebagai pendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) terutama dalam momentum Nataru tahun ini.
Diketahui bahwa pada tahun 2025 pemerintah kabupaten Sumenep melalui Disbudporapar menargetkan peningkatan PAD mencapai Rp. 874 juta. “Target tahun ini 1,262 Milyard,” ungkap Mohammad Iksan, Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep pada media ini. Jumat (12/12/2025).
Target tersebut direncanakan akan menambah PAD Kabupaten Sumenep dari sektor Pariwisata hingga mencapai 30 persen dari tahun sebelumnya. “naik 30% mas,” imbuhnya.
Iksan, sapaan karib kepala Disbudporapar Sumenep menambahkan, destinasi wisata di kabupaten Sumenep menjelang Nataru selain harus menyiapkan lingkungannya, kebersihannya, dijamin keamanannya. Iksan meminta agar koordinasi dengan polres dan Polsek setempat terus dilakukan.
Pengelola wisata diharapkan betul-betul memaksimalkan asas pelayanan jika ada hiburan diwajibkan untuk berkoordinasi dengan Polsek setempat.
“Terakhir menjaga kebersihan agar pengunjung merasa betah dan bisa menikmati liburannya dengan nyaman,” pungkasnya.
Nataru Tahun ini, Pemkab Sumenep Targetkan Kenaikan PAD Sektor Pariwisata Hingga 30 Persen












