Sumenep, Demarkasi.co – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo secara resmi mengukuhkan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sumenep masa bhakti 2026–2030 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (12/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Sumenep terus mendorong transformasi digital sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor koperasi. Salah satunya agar menghadirkan aplikasi koperasi yang terintegrasi dengan sistem pemerintah daerah.
Pihaknya menjelaskan, koperasi memiliki peran penting sebagai penopang ekonomi masyarakat sehingga keberadaannya harus mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Menurutnya, digitalisasi kini menjadi kebutuhan mendesak, bukan lagi sekadar pilihan. Koperasi dituntut untuk beradaptasi agar pengelolaan organisasi berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
“Dengan begitu, kepercayaan anggota meningkat, daya saing menguat, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terjaga secara berkelanjutan,” ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Dirinya menilai bahwa integrasi aplikasi dengan sistem pemerintah daerah juga diyakini mampu meningkatkan efisiensi pelaporan, ketepatan data, serta efektivitas pembinaan. Pemerintah dapat memantau kondisi koperasi secara lebih menyeluruh, termasuk berbagai persoalan yang dihadapi.
Apalagi menurutnya, di dalam aplikasi itu dirancang memiliki sejumlah fitur, mulai dari pengelolaan data anggota, pencatatan simpan pinjam, laporan keuangan, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), hingga penyampaian informasi kegiatan koperasi.
Selain itu, tersedia pula dashboard monitoring khusus bagi pemerintah daerah untuk memantau kinerja koperasi secara real time. Melalui sistem ini, kondisi kesehatan koperasi, kepatuhan pelaporan, dan indikator keuangan dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah pembinaan bisa dilakukan secara tepat sasaran.
Bupati menegaskan, digitalisasi koperasi juga bertujuan meningkatkan transparansi dan meminimalkan potensi penyimpangan pengelolaan dana.
“Sehingga diharapkan mampu melindungi kepentingan anggota sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap koperasi,” papar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bupati berharap, dengan dukungan teknologi, koperasi di Sumenep dapat tumbuh lebih sehat dan profesional serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah.












