Pemkab Sumenep Mulai Salurkan BLT DBHCHT untuk Buruh Pabrik dan Tani Tembakau

Pemkab Sumenep Mulai Salurkan BLT DBHCHT untuk Buruh Pabrik dan Tani Tembakau
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat Menyerahkan BLT DBHCHT pada Buruh dan Tani Tembakau Sumenep

Sumenep, Demarkasi.co – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT-DBHCHT) kepada buruh pabrik tembakau dan buruh tani tembakau. Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat.

Peluncuran penyaluran BLT-DBHCHT dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, di PR Bumitama, Blambangan, Kecamatan Lenteng, Rabu (29/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa sektor pertembakauan bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi menjadi salah satu fondasi penting yang menggerakkan perekonomian Kabupaten Sumenep. Karena itu, para buruh yang berada di balik industri tersebut harus mendapatkan perhatian nyata dari pemerintah.

Buruh pabrik tembakau dan buruh tani tembakau memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan industri tembakau yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah. Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk hadir memberikan perlindungan melalui program seperti BLT-DBHCHT,” kata Achmad Fauzi Wongsojudo.

Menurutnya, bantuan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau bukan sekadar penyaluran anggaran, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi para pekerja yang selama ini turut menjaga roda perekonomian daerah tetap berputar.

Para buruh telah memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Bantuan ini kami harapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat,” ujarnya.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan seluruh proses penyaluran dilakukan secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku agar manfaatnya benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Kami berkomitmen memastikan setiap program yang didanai DBHCHT benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat, baik di bidang kesejahteraan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi. Program ini harus memberikan manfaat yang nyata,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh penerima bantuan untuk memanfaatkan dana tersebut secara bijaksana. Menurutnya, bantuan akan lebih bermakna apabila digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, biaya pendidikan anak, maupun kegiatan produktif yang mampu meningkatkan kualitas hidup.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program DBHCHT semakin efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Kami ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat, kami optimistis program DBHCHT mampu menjadi instrumen penting untuk mewujudkan masyarakat Sumenep yang semakin sejahtera, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas Bupati.

Program BLT-DBHCHT menjadi salah satu bentuk nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap para pekerja sektor pertembakauan. Selain memperkuat jaring pengaman sosial, program ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat serta memperkuat keberlanjutan industri tembakau yang selama ini menjadi salah satu penyokong utama perekonomian daerah.

Tinggalkan Balasan