PBVSI Sumenep Diminta Perkuat Koordinasi untuk Cetak Atlet Berprestasi

PBVSI Sumenep Diminta Perkuat Koordinasi untuk Cetak Atlet Berprestasi
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Acara PBVSI Kabupaten Sumenep

Sumenep, Demarkasi.co – Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumenep, harus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, guna mencetak atlet usia dini hingga level senior.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, PBVSI Kabupaten Sumenep penting berkolaborasi dengan sekolah-sekolah, klub lokal, pelatih profesional, serta dukungan orang tua dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan produktif.

Pihaknya memandang pembinaan olahraga bola voli keberhasilannya tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat dan terintegrasi antara organisasi, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.

PBVSI Kabupaten Sumenep dengan penguatan koordinasi dan sinergi ini, diharapkan mampu melahirkan generasi atlet bola voli yang tangguh, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Pelantikan Pengurus PBVSI 2025-2029, di Pendopo Agung Keraton, Jumat (13/02/2026).

PBSI Kabupaten Sumenep dengan koordinasi yang solid, diharapkan melahir atlet-atlet bola voli berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi, mengingat atlet bola voli di daerah sangat besar potensinya.

Saat ini, mereka memerlukan pengelolaan yang serius, terarah, dan berkelanjutan agar mampu mengembangkan kemampuan dirinya demi menghasilkan prestasi yang membanggakan,” terangnya.

Bupati menyatakan, organisasi olahraga ini hendaknya menyusun program kerja yang realistis dan terukur, termasuk pembinaan atlet secara berjenjang mulai dari tingkat pelajar hingga senior.

PBVSI dalam melakukan pembinaan tidak boleh bersifat insidental atau hanya dilakukan menjelang kejuaraan semata, melainkan harus mempunyai program jangka panjang yang sistematis.

Mulai dari pencarian bakat di lingkungan sekolah, pembentukan klub-klub usia dini, hingga pemusatan latihan bagi atlet potensial, semuanya harus berjalan dalam satu pola yang jelas dan terpadu,” jujurnya.

Selain itu, kata Bupati, olahraga dalam proses pengembangan atlet perlu diadakan kompetisi rutin baik tingkat pelajar dan antarklub, sebagai ajang evaluasi serta penjaringan bibit unggul, sehingga mampu memantau perkembangan kemampuan atlet secara berkala.

Olahraga adalah bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia, dengan pembinaan yang serius dan sinergi yang kuat, kami optimistis atlet bola voli Kabupaten Sumenep mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.