Sumenep, Demarkasi.co – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Apel Gabungan perdana di bulan Maret tahun 2026 di Halaman depan Kantor Pemerintah setempat, Senin (2/3/2026).
Apel gabungan ini digelar sebagai media penguatan komitmen kerja di bulan Maret 2026. Melalui kegiatan ini, peningkatan disiplin, kekompakan, serta feedback yang manfaatnya berorientasi bagi masyarakat segera terbangun. Sehingga, Pemerintah Kabupaten Sumenep diharapkan semakin responsif dan hadir nyata dalam menjawab kebutuhan publik.
Diketahui bahwa dalam Apel gabungan tersebut dihadiri para Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian (Kabag), pejabat eselon III dan IV, pejabat fungsional (Jafung), serta diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra dalam sambutan Apel Gabungan menegaskan pentingnya disiplin, soliditas, dan orientasi pelayanan dalam mengawali bulan Maret 2026.
Agus Dwi Saputra, di hadapan para peserta Apel Gabungan perdana membuka arahannya dengan ungkapan syukur atas kesempatan berkumpul dalam kondisi sehat. Ia mengajak seluruh jajaran menjadikan awal bulan sebagai momentum memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
“Ini bukan sekadar apel rutin, tapi momentum memperbaiki niat dan kinerja kita,” ujar Agus Dwi Saputra. Senin (2/3).
Sekda Agus menyampaikan, bahwa kedisiplinan tidak boleh dipahami sebatas kehadiran fisik atau kepatuhan administratif. Disiplin, kata dia, berangkat dari kesadaran diri yang kemudian membentuk budaya kerja yang kokoh dan profesional.
Menurutnya, Membangun kedisiplinan harus dimulai dari diri sendiri. Sebab, Kesadaran dalam setiap pribadi ASN akan mencerminkan kekompakan. “Kalau setiap individu kuat, organisasi pasti solid,” tegas Agus di hadapan peserta apel.
Lebih jauh, Sekdakab mengingatkan bahwa ASN tidak boleh kehilangan orientasi utama sebagai pelayan publik. Birokrasi, lanjutnya, harus menghadirkan manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“ASN harus bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Kita bekerja bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk kepentingan masyarakat Sumenep. Dukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dengan kerja nyata,” tambah Agus.
Pihaknya juga menekankan pentingnya meniatkan setiap tugas sebagai bagian dari ibadah. Dengan niat yang lurus, pekerjaan yang dijalankan tidak lagi terasa sebagai rutinitas semata, melainkan sebagai bentuk pengabdian yang bernilai.
“Niatkan setiap pekerjaan sebagai ibadah. Kalau itu kita pegang, insyaAllah lelah kita menjadi berkah,” pintanya.
Menutup arahannya, ia menggarisbawahi bahwa soliditas ASN adalah fondasi utama kekuatan organisasi. Kebersamaan, empati, dan rasa memiliki menjadi kunci dalam menjaga kekompakan sebagai satu keluarga besar.
“Soliditas ASN itu harus, Kita ini keluarga besar. Kalau ada yang sakit, kita semua ikut merasakan. Kalau ada yang kesulitan, kita saling menguatkan,” tutup Sekdakab Agus Dwi Saputra.












