Bupati Fauzi Lantik Pengurus GOW Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2025-2030

Bupati Fauzi Lantik Pengurus GOW Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2025-2030
Achmad Fauzi Wongsojudo Bupati Sumenep dan Nia Kurnia Fauzi Ketua Pengurus GOW Kabupaten Sumenep

Sumenep | Demarkasi.co – Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. resmi melantik Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep masa bhakti 2025–2030 dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (04/07/2025). Momentum ini tidak hanya menjadi pengesahan struktur baru, tetapi juga penegasan atas peran strategis perempuan sebagai pilar utama pembangunan daerah.

Sosok orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu dalam sambutan resminya menekankan bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang tak terelakkan. Perempuan, menurutnya, memiliki posisi sentral dalam mendorong kualitas sumber daya manusia (SDM) dan ketahanan ekonomi keluarga dua faktor krusial yang saat ini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kabupaten Sumenep.

“Kualitas SDM adalah fondasi utama kemajuan daerah. Karena itu, saya berharap GOW menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung peningkatan pendidikan dan membangun ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” tegas Bupati.

Di hadapan para pengurus GOW yang baru dilantik, Bupati mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumenep masih berada di bawah rata-rata Jawa Timur. Oleh karena itu, seluruh komponen masyarakat terutama organisasi perempuan didorong untuk ambil bagian secara aktif dalam mendukung program-program prioritas pemerintah, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Kaum perempuan adalah simbol kesejahteraan keluarga. Mereka tidak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi di masyarakat,” lanjutnya.

Pelantikan ini menjadi titik awal konsolidasi GOW sebagai payung besar organisasi perempuan di Sumenep. Kepengurusan baru diharapkan dapat menyusun program-program yang tidak hanya seremonial, tetapi menyentuh kebutuhan riil masyarakat, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Fokus diarahkan pada edukasi masyarakat agar anak-anak terus mengenyam pendidikan, kampanye hidup sehat, serta penguatan ekonomi mikro berbasis rumah tangga.

“Saya ingin GOW tidak hanya hadir dalam kegiatan seremoni, tetapi juga aktif di lapangan. Menyusun pelatihan keterampilan, mendampingi usaha kecil, dan memberikan solusi konkret untuk perempuan dan anak-anak,” ujarnya.

Ketua DPC PDI-P Sumenep juga menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan dedikasi para pengurus organisasi perempuan yang selama ini telah mendukung berbagai program pemerintah. Sinergi antara GOW dan pemerintah daerah disebutnya sebagai kunci keberhasilan membangun Kabupaten Sumenep yang lebih inklusif, adil, dan berkeadilan gender.

“Selamat bertugas. Saya yakin, ibu-ibu semua adalah perempuan hebat yang mampu memulai perubahan besar dari lingkungan terkecil: keluarga. Semoga Allah SWT selalu membimbing langkah kita semua,” tutupnya.