Sumenep, Demarkasi.co – Untuk menenun mimpi-mimpi yang terserak menjadi kenyataan yang berdaulat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Sumenep mulai injak pedal dengan menggelar acara Konsolidasi dan Ramah Tamah bertempat di Hotel Myze, Rabu (07/01/2026). Hal ini akan menjadi fajar baru bagi kerja politik kepengurusan PSI Sumenep periode 2025–2030.
Seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) serta para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Sumenep hadir dalam agenda konsolidasi resmi tersebut. Pertemuan ini bertujuan menyatukan visi, memperkuat struktur organisasi, serta memantapkan langkah politik PSI dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.
Konsolidasi dan ramah tamah tersebut menjadi titik awal penyatuan gerak PSI Sumenep dalam menghadapi dinamika politik serta berbagai kontestasi politik ke depan, dengan menekankan pentingnya kerja kolektif dan keberpihakan kepada masyarakat.
Acara ini juga bertujuan membangun soliditas dan kekompakan seluruh kader dan calon pengurus Partai Solidaritas Indonesia untuk periode 2025-2030.
Selin itu, konsolidasi dan ramah tamah diharapkan dapat mendukung target pemenangan partai dalam pemilu atau pilkada, terlebih menghadapi tantangan politik dan persaingan dari partai-partai lain di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Sumenep.
Koordinator Wilayah (Korwil) Madura PSI, Gigih Lesmana Arganata, menegaskan bahwa soliditas struktur merupakan syarat mutlak bagi penguatan partai di daerah.
“Strukturisasi PSI ini mudah-mudahan bisa lebih solid lagi ke depan. Khususnya untuk Madura, terutama Sumenep, agar bisa menjadi basis yang kuat untuk PSI. Kerja politik PSI harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Gigih.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Kabupaten Sumenep periode 2025–2030, R. Ach. Djoni Tunaidy, menyampaikan bahwa kepengurusan baru siap langsung bekerja dan bergerak aktif di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, PSI Sumenep berkomitmen membangun politik yang terbuka, bersih, dan berpihak pada kepentingan rakyat, sekaligus memperkuat konsolidasi internal hingga ke tingkat akar rumput.
“Konsolidasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi awal kerja nyata kami untuk membesarkan PSI di Sumenep dan menghadirkan politik yang solutif bagi masyarakat,” ujarnya.












