Pemkab Sumenep Perkuat Implementasi SAKIP Jelang Evaluasi Triwulan IV

Pemkab Sumenep Perkuat Implementasi SAKIP Jelang Evaluasi Triwulan IV
Dr. Ir. Arif Firmanto, STP., MSI., IPU., ASEAN Eng. Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep

Sumenep, Demarkasi.co – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat kualitas akuntabilitas kinerjanya menjelang pelaksanaan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Triwulan IV Tahun 2025. Hal itu ditandai dengan digelarnya Rapat Penguatan Implementasi SAKIP pada Rabu, 10 Desember 2025, yang berpusat di Ruang Rapat Potre Koneng Bappeda Sumenep dan diikuti seluruh perangkat daerah, baik secara luring maupun daring.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), yaitu Budi Prawira, SE., MM selaku Plt. Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, serta Ibu Nilawati, Analis Kebijakan Pertama pada Kedeputian Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan.

Rapat dipimpin oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, dan turut dihadiri Asisten Administrasi Umum, Kepala Bappeda, Kepala Bagian Organisasi, serta seluruh pimpinan OPD. Untuk kecamatan, kegiatan diikuti melalui platform daring.

Bappeda Intensif Dampingi Pengisian E-SAKIP Pro

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Sumenep menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendampingan intensif kepada seluruh perangkat daerah. Fokus pendampingan meliputi:
Penginputan realisasi kinerja dan pohon kinerja pada E-SAKIP Pro.
– Penyelesaian tindak lanjut atas Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Triwulan III.
– Pengunggahan dokumen pada esr.kemenpan.go.id.

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penguatan SAKIP dengan mengoptimalkan pemanfaatan E-Sakip Pro. Bappeda, bersama Bagian Organisasi dan Inspektorat, akan melaksanakan desk/pendampingan bagi OPD untuk optimalisasi penginputan data kinerja,” ujar Arif Firmanto Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep saat ditemui Media Demarkasi.co di Kantornya. Rabu (10/12) pagi.

Arif menegaskan bahwa penguatan SAKIP merupakan langkah penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berorientasi hasil.

KemenPANRB Apresiasi Komitmen Sumenep

Narasumber dari KemenPANRB memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dinilai serius dalam memanfaatkan E-SAKIP Pro sebagai instrumen utama manajemen kinerja.

Pemkab Sumenep Perkuat Implementasi SAKIP Jelang Evaluasi Triwulan IV
Peserta Rapat Penguatan Implementasi SAKIP Kabupaten Sumenep

KemenPANRB menilai optimalisasi penggunaan aplikasi tersebut dapat meningkatkan kualitas implementasi SAKIP, sekaligus mendorong perolehan nilai evaluasi yang lebih baik.

Catatan Penting untuk Penyempurnaan Kinerja OPD

KemenPANRB juga memberikan sejumlah catatan yang harus segera ditindaklanjuti, di antaranya:

1. Optimalisasi fitur Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada E-SAKIP Pro untuk memperkuat proses pengendalian dan penilaian kinerja perangkat daerah;
2. Pengisian lengkap data kinerja, baik target maupun realisasi, sebagai dasar penting penyusunan laporan dan evaluasi objektif.

Pemkab Sumenep Siapkan Pendampingan Lanjutan

Sebagai langkah percepatan, Bappeda Kabupaten Sumenep bersama Bagian Organisasi dan Inspektorat akan melaksanakan pendampingan lanjutan dalam waktu dekat. Fokus kegiatan diarahkan pada penyempurnaan penginputan kinerja OPD agar hasil evaluasi dapat lebih optimal.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa peningkatan nilai SAKIP merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah, dan membutuhkan komitmen, konsistensi, serta kolaborasi lintas sektor.

Dengan penguatan implementasi SAKIP secara berkelanjutan, Pemkab Sumenep berharap mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat,” pungkasnya.