Sumenep, Demarkasi.co – PAC GP Ansor Dasuk menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hikamah Paotabar, Desa Jelbudan, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep pada Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan serta menanamkan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Ketua PAC GP Ansor Dasuk, Moh. Hisyam, menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana untuk mengajak seluruh jamaah, khususnya generasi muda, agar semakin memahami makna ibadah dan meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Acara tersebut diisi dengan tausiyah oleh KH. Paiyat, Rais Syuriah MWC NU Dasuk. Dalam ceramahnya, ia menguraikan peristiwa agung Isra Mi’raj sebagai perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW yang terjadi atas kehendak dan kekuasaan Allah SWT dalam satu malam.
KH. Paiyat menjelaskan bahwa Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina dengan ditemani Malaikat Jibril dan menaiki Buraq. Di Masjidil Aqsha, Rasulullah SAW memimpin salat para nabi terdahulu sebagai simbol kepemimpinan beliau atas seluruh nabi dan rasul.
Selanjutnya, peristiwa Mi’raj menjadi perjalanan Nabi Muhammad SAW menembus tujuh lapis langit hingga Sidratul Muntaha. Dalam perjalanan tersebut, Rasulullah SAW bertemu dengan para nabi di setiap lapisan langit, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Ibrahim AS. Di Sidratul Muntaha, Rasulullah SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT berupa kewajiban salat lima waktu.
Menurutnya, perintah salat memiliki keistimewaan tersendiri karena awalnya diwajibkan sebanyak 50 waktu, kemudian diringankan menjadi lima waktu dengan pahala tetap setara 50 waktu. Hal ini menunjukkan besarnya kasih sayang Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.
“Isra Mi’raj mengajarkan bahwa salat adalah tiang agama dan pembeda antara orang beriman dan orang yang lalai. Karena itu, salat harus dijaga, baik dari segi waktu, tata cara, maupun kekhusyukannya,” jelas KH. Paiyat.
Sementara itu, pembina PAC GP Ansor Dasuk, M. Muhri, SThI, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj mengandung hikmah mendalam tentang pentingnya membangun kedisiplinan beribadah dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, PAC GP Ansor Dasuk berharap nilai-nilai spiritual dari peristiwa Isra Mi’raj dapat terus hidup dan menjadi pedoman dalam membangun pribadi yang religius serta berakhlak mulia.












