Bapenda Sumenep Menggelar Kegiatan Capacity Building Penguatan Pengelolaan Pajak Daerah Bersama UPT PPD Jawa Timur

Bapenda Sumenep Menggelar Kegiatan Capacity Building Penguatan Pengelolaan Pajak Daerah Bersama UPT PPD Jawa Timur
Bapenda Sumenep bersama UPT PPD Jawa Timur Menggelar Kegiatan Capacity Building Penguatan Pengelolaan Pajak Daerah di Kota Batu, Malang

Jawa Timur, Demarkasi.co – Bapenda Sumenep, Madura bersama UPT PPD Jawa Timur menggelar kegiatan Capacity Building penguatan pengelolaan pajak daerah di Royal Hotels and Resort, Kota Batu, Malang. Jumat (28/11/2025).

Diketahui bahwa kabupaten Sumenep merupakan daerah dengan realisasi opsen pajak terbaik nomor satu dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bapenda Sumenep.

Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., mengungkapkan apresiasi mendalam atas kolaborasi seluruh instansi yang selama ini konsisten mendorong peningkatan pendapatan daerah.

Prestasi ini bukan hanya keberhasilan Bapenda, tapi keberhasilan kita semua. Sinergi antara Bapenda, UPT PPD Jawa Timur, Satlantas Polres Sumenep, dan Jasa Raharja menjadi kunci utama,” ujar Faruk.

Dalam pemaparannya, Faruk menjelaskan capaian signifikan hasil rekonsiliasi penerimaan Oktober 2025. Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp27 miliar, sementara Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang ditargetkan Rp15 miliar justru menembus Rp18 miliar, sehingga mencatatkan surplus.

Penerimaan PKB dan BBNKB menunjukkan tren sangat positif. Untuk Oktober saja, BBNKB sudah melampaui target. Ini sinyal kuat bahwa kinerja penerimaan kita berada di jalur yang tepat,” terangnya.

Mantan camat teladan kabupaten Sumenep itu menegaskan bahwa capaian surplus tersebut merupakan bukti efektivitas kebijakan, peningkatan kualitas layanan, serta intensifikasi edukasi kepada masyarakat.

Surplus ini bukan kebetulan. Ada kerja keras di lapangan, ada edukasi yang terus menerus, dan ada komitmen tim yang tidak pernah kendor,” tegas Faruk Hanafi.

Dirinya juga menyampaikan optimisme bahwa hingga akhir 2025, realisasi PKB dan BBNKB akan kembali memenuhi target yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Saya sangat yakin target PKB dan BBNKB tahun ini akan tercapai. Bahkan, kami berharap ada tambahan kontribusi positif bagi pendapatan daerah,” ujarnya.

Kegiatan capacity building ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, namun juga ruang untuk merumuskan strategi, memperkuat digitalisasi layanan, dan meningkatkan koordinasi antar instansi demi tercapainya pendapatan daerah yang stabil serta berkelanjutan.

Lebih lanjut Faruk mendorong agar sinergi antar instansi semakin diperkuat di tahun mendatang.

Kerja sama yang sudah baik ini harus terus ditingkatkan. Kita sudah membuktikan bahwa sinergi menghasilkan prestasi. Ke depan, Sumenep harus melangkah lebih jauh lagi,” pungkas Faruk.