Sumenep, Demarkasi.co – Satu tahun perjalanan roda kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H, M.H. dan KH. Imam Hasyim, S.H, M.H. (FAHAM). hal ini menjadi refleksi tanggungjawab dua sosok figur di kabupaten ujung timur Pulau Garam Madura, Jawa Timur dalam mengemban amanah rakyat.
Era Kepemimpinan FAHAM, Kabupaten Sumenep terus berlari. Mengejar Sumenep yang maju, adil, dan mandiri. Satu tahun telah dilalui. Ada janji yang telah ditepati. Ada mimpi yang terus digapai. Kepemimpinan yang melayani sepenuh hati. Memberi bukti dengan prestasi.
Perjalanan satu tahun kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo bersama KH. Imam Hasyim (FAHAM) mampu menelurkan berbagai hal produktif berkaitan dengan kemajuan daerah diantaranya;
PENURUNAN PENDUDUK MISKIN
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep tercatat telah terjadi penurunan angka Penduduk Miskin hingga mencapai Sebesar 0.76% (Tertinggi di Jawa Timur).
Penurunan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program pengentasan kemiskinan yang dijalankan secara terintegrasi.
PENURUNAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA
Kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo bersama KH. Imam Hasyim (FAHAM) juga mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang turun sebesar 1,64 persen pada tahun 2025 dan menjadi terbaik ketiga di Jawa Timur.
PENINGKATAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumenep meningkat menjadi 70,54% (Kategori Tinggi) Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan serapan tenaga kerja serta penguatan sektor ekonomi masyarakat.

Dari sisi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumenep meningkat menjadi 70,54 persen dengan kategori tinggi. Hal ini didorong oleh peningkatan akses pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat.
PEMBANGUNAN RTLH (RUMAH TIDAK LAYAK HUNI)
Dalam sektor perumahan, Pemerintah Kabupaten Sumenep tercatat berhasil membangun 286 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu dan terdampak bencana.
TUNJANGAN GURU NGAJI PLUS
Di sektor sosial keagamaan, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menyalurkan tunjangan sebesar Rp1,47 M kepada 1.225 guru ngaji lengkap dengan jaminan perlindungan kesehatan berupa BPJS Ketenagakerjaan.
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN
Pembangunan jalan dan jembatan sebagai jalur strategis penunjang aktivitas ekonomi masyarakat mampu dibangun di berbagai daerah tersebar di seluruh kecamatan se-kabupaten Sumenep.
SEKTOR PENDIDIKAN
Pemkab Sumenep memperluas akses pendidikan tinggi melalui beasiswa mahasiswa kurang mampu dan rehabilitasi 45 sekolah di daratan dan kepulauan
LAYANAN KESEHATAN
Layanan kesehatan gratis dari Puskesmas hingga RSUD cukup dengan KTP melalui program Universal Health Coverage (UHC), serta berhasil meningkatkan tipe RSUD Dr. H. Moh. Anwar menjadi TIPE B.
PELAYANAN PUBLIK
Peningkatan layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi 221 layanan dan peningkatan layanan Call Center 112 dari kegawatdaruratan menjadi problem solver masyarakat.
KETENAGAKERJAAN
Pemerintah kabupaten Sumenep mampu memberikan Perlindungan jaminan ketenagakerjaan bagi 5.712 pekerja rentan & petani tembakau.
PENGHARGAAN
Atas berbagai upaya tersebut, Kabupaten Sumenep berhasil meraih 16 penghargaan bergengsi di tingkat regional dan nasional.












